REORIENTASI PEMIKIRAN PENDIDIKAN KH. M. HASYIM ASY‘ARI: Etika dalam Pendidikan Islam

Roy Bagaskara

Abstract


This article aims to reintroduce the education concept of KH. M. Hasyim Asy‘ari which is essentially the ethics in teaching learning process is important. This study used library research to analyze Âdâb al-‘Âlim wa al-Muta‘allim written by KH. M. Hasyim Asy‘ari. In this case, he explains about the ethics of teachers and students in teaching learning process, including primacy of education, students’ duties and responsibilities, the ethics to the books, and others relating to them. Reintroducing his concept of education is an effort to remind the urgency of ethics, especially in teaching learning process as a foundation of character building. Thus, they can worship Allah, be productive, and be dynamic on the right way. Then, the core of Islamic education concept of KH. M. Hasyim Asy‘ari can be realized.

[Artikel ini hendak memperkenalkan kembali gagasan KH. M. Hasyim Asy‘ari tentang pendidikan, yaitu pada hakikatnya etika dalam proses belajar mengajar adalah penting. Artikel ini menggunakan metode studi pustaka atas kitab Âdâb al-‘Âlim wa al-Muta‘allim karya KH. M. Hasyim Asyari. Dalam kitab ini, dia menjelaskan etika guru dan murid dalam proses belajar dan mengajar, yang mencakup keutamaan pendidikan, tugas dan tanggung jawab murid, tugas serta tanggung jawab guru, dan etika terhadap buku dan hal-hal yang berkaitan dengannya. Pengenalan kembali gagasan pendidikan KH. M. Hasyim Asya‘ri merupakan sebuah upaya untuk mengingatkan urgensi etika, terutama dalam proses belajar dan mengajar, sebagai fondasi pembentukan karakter manusia, sehingga mereka bisa beribadah kepada Allah, produktif, dan dinamis pada jalan yang benar yang merupakan inti pemikiran pendidikan Islam KH. M. Hasyim Asy‘ari dapat terwujud]


Keywords


Ethics; Islamic education; M. Hasyim Asy'ari; Âdâb al-‘Âlim wa al-Muta‘allim

Full Text:

PDF

References


A’dlom, Syamsul. 2014. “Kipah KH. Hasyim Asy’ari dalam Mengembangkan Pendidikan Agama Islam.” Jurnal Pusaka.

Al-Nahlawy, Abdurrahman. 1989. Prinsip-prinsip Dasar Metode Pendidikan Islam, terj. H. M. Dahlan. Bandung: Dipenogoro.

Al-Rasyidin, dan Samsul Nizar. 2005. Filsafat Pendidikan Islam. Jakarta: Ciputat Press.

Asy‘arî, Muhammad Hâsyim. 1415 H. Âdâb al-‘Âlim wa al-Muta‘allim. Jombang: Maktabah al-Turâts al-Islâmî.

Azra, Azyumardi. 1997/1998. “Pembaruan Pendidikan Islam: Sebuah Pengantar,” dalam Marwan Saridjo, Bunga Rampai Pendidikan Islam. Jakarta: Departemen Agama RI.

Bashori, Bashori. 2017. “Paradigma Baru Pendidikan Islam: Konsep Pendidikan Hadhari.” Jurnal Penelitian, 11 (1): 141, https://doi.org/10.21043/jupe.v11i1.2031.

Hadi, Abdul. 2018. KH. Hasyim Asy’ari: Sehimpun Cerita, Cinta, dan Karya Maha Guru Ulama Nusantara. Yogyakarta: DIVA Press.

Hadziq, Ishomuddin. 1999. K.H. Hasyim Asy’ari: Figur Ulama dan Pejuang Sejati. Jombang: Pustaka Warisan Islam.

Hâdziq, ‘Ishâm al-Dîn. 1415 H. “Al-Ta‘rîf bi Al-Mu’allif,” dalam Muhammad Hâsyim Asy‘arî, Âdâb al-‘Âlim wa al-Muta‘allim. Jombang: Maktabah al-Turâts al-Islâmî.

Hakam, Abdullah. 2014. “KH. Hasyim Asy’ari dan Urgensi Riyâdah dalam Tasawuf Akhlâqî,” Teosofi: Jurnal Tasawuf dan Pemikiran Islam, 4 (1): 151, https://doi.org/10.15642/teosofi.2014.4.1.145-166.

Haryanti, Nik. 2013. “Implementasi Pemikiran KH. Hasyim Asy’ari tentang Etika Pendidik.” Epistemé: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman, 8 (2): 444-445, http://dx.doi.org/10.21274/epis.2013.8.2.439-450.

Ibn Jamâ‘ah, Bad al-Dîn. 2005. Tadzkirah al-Sâmi‘ wa al-Muta‘allim fî Âdâb al-‘Âlim wa al-Muta‘allim. Mesir: Dâr al-Âtsâr.

Kurniawan, Syamsul. 2013. Jejak Pemikiran Tokoh Pendidikan Islam. Jogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Mamat, Mohd Anuar, et. al. 2018. “Domain Diri dalam Adab Guru Menurut Imam Abû Hanîfah: Kajian ke Arah Membentuk Etika Profesional Perguruan Islam.” At-Ta’dib: Journal of Pesantren Education, 13 (1): 106-137, http://dx.doi.org/10.21111/at-tadib.v13i1.1823.

Mu’min, Mu’min. 2018. “Kiprah Kyai Hasyim Asyari dalam Diskursus Hadits di Indonesia.” Diroyah: Jurnal Studi Ilmu Hadis, 2 (1): 33-38, https://doi.org/10.15575/diroyah.v2i1.2494.

Nata, Abuddin. t.th. Pemikiran Para Tokoh Pendidikan Islam. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Rohayati, Enok. 2011. “Pemikiran al-Ghazali tentang Pendidikan Akhlak.” Ta’dib, 16 (1): 106-110.

Sanaky, Hujair A.H. 2003. Paradigma Pendidikan Islam Membangun Masyarakat Madani Indonesia. Yogyakarta: Safiria Insania Press.

Sardiman A.M. 1996. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Press.

Sugara, Robi. 2017. “Reinterpretasi Konsep Bid’ah dan Fleksibilitas Hukum Islam Menurut Hasyim Asyari.” Asy-Syari'ah, 19 (1): 37-48, https://doi.org/10.15575/as.v19i1.4029.

Sya’roni. 2007. Model Relasi Ideal Guru dan Murid: Telaah Atas Pemikiran Al-Zarnuji dan KH. Hasyim Asy’ari. Yogyakarta: Teras.

UUD RI No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Bab II, Pasal 3.

Zuhairini. 1995. Filsafat Pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara.




DOI: http://dx.doi.org/10.19105/islamuna.v6i2.2545

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 


                                        
 

Islamuna: Jurnal Studi Islam
ISSN: 2407-411X (p); 2443-3535 (e)
Pascasarjana
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura
Pamekasan Indonesia
 
Creative Commons License
All publications by Islamuna: Jurnal Studi Islam are licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License