MEMBUDAYAKAN NILAI-NILAI AGAMA DALAM KOMUNITAS SEKOLAH

  • Siswanto Siswanto Jurusan Tarbiyah STAIN Pamekasan Jl. Panglegur KM 04 Pamekasan, 69371
Abstract views: 140 , PDF downloads: 130
Keywords: Pendidikan Agama Islam, membudayakan, nilai-nilai agama, komunitas sekolah

Abstract

Pelaksanaan Pendidikan Agama Islam yang berlangsung di sekolah saat ini
masih mengalami banyak kelemahan yang disebabkan karena praktik
pendidikannya hanya memperhatikan aspek kognitif semata dari pertumbuhan
kesadaran nilai-nilai (agama), dan mengabaikan pembinaan aspek afektif dan
konatif-volitif, yakni kemauan dan tekad mengamalkan nilai-nilai ajaran agama.
Akibatnya terjadi kesenjangan antara pengetahuan dan pengalaman, antara
gnosis dan praxis dalam kehidupan nilai agama. Agar pendidikan agama Islam
tersebut menjadi nilai-nilai yang tahan lama, maka harus ada proses internalisasi
budaya. Internalisasi berarti proses menanamkan dan menumbuhkembangkan
suatu nilai/budaya menjadi bagian diri (self) orang yang bersangkutan. Pada
tataran nilai yang dianut, perlu dirumuskan secara bersama nilai-nilai agama
yang disepakati dan perlu dibudayakan di sekolah, untuk selanjutnya dibangun
komitmen dan loyalitas bersama di antara semua warga sekolah terhadap nilainilai

yang disepakati. Dalam tataran praktik keseharian, nilai-nilai keagamaan
yang telah disepakati tersebut diwujudkan dalam bentuk sikap dan perilaku
keseharian oleh semua warga sekolah. Dengan menjadikan agama sebagai tradisi
dalam sekolah maka secara sadar maupun tidak ketika warga sekolah mengikuti
tradisi yang telah tertanam tersebut sebenarnya warga sekolah sudah melakukan
ajaran agama.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2015-03-19
How to Cite
Siswanto, Siswanto. 2015. “MEMBUDAYAKAN NILAI-NILAI AGAMA DALAM KOMUNITAS SEKOLAH”. Karsa: Journal of Social and Islamic Culture 22 (1), 66 - 80. https://doi.org/10.19105/karsa.v22i1.547.