LEGITIMASI PEMBERHENTIAN KEANGGOTAAN DPR/DPRD OLEH PARTAI POLITIK HASIL PEMILU LEGISLATIF DENGAN SISTEM PROPORSIONAL TERBUKA

  • Taufikkurrahman Taufikkurrahman IAIN Madura
Abstract views: 120 , PDF downloads: 66

Abstract

This writing is analyzing the legitimacy of political party in retiring its member who still becomes the member of the representative of legislative council (DPR/ DPRD) and these representatives are chosen by the legislative general election openly and proportionally conducted by the nation. Openly proportional system is understood as the model of people’s sovereignty.  It happens when the candidates are most voted as the member of representative of legislative council.  Openly proportional system is done by displaying the political parties as the members of general election and then they propose some candidates of legislative members to be chosen directly by Indonesian people. The most voted representatives will be chosen as the member of legislative council (DPR/ DPRD). When there is a party retires their own representative, do they have their own legalization and is it contradictory with the concept of Indonesian people’s sovereignty? This writing is using juridical normative method by analyzing some constitutions; they are general election constitution, political party constitution, and constitution of MD3. According to the constitution, retirement by the political party has already have its own legitimacy because the constitution gives the authority, but the retirement is contradictory with the spirit of people’s sovereignty because the people have the absolute right of their own vote.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aidit, dan Zaenal AKSP. Elit dan Modernisasi. Yogyakarta: Liberty, 1989.

Al Marsudi, Subandi. Pancasila dan UUD 1945 dalam Paradigma Reformasi. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada, 2001.

Asshiddiqie, Jimly. Format Kelembagaan Negara dan Pergeseran Kekuasaan dalam UUD 1945. Yogyakarta: FH. UII Press, 2004.

———. Gagasan Kedaulatan Rakyat dalam Konstitusi dan Pelaksanaannya di Indonesia Pergeseran Keseimbangan antara Individualisme dan Kolektivisme dalam Kebijakan Demokrasi Politik dan Demokrasi Ekonomi Selama Tiga Masa Demokrasi, 1945-1980-an. Jakarta: PT. Ichtiar Baru Van Hoeve, 1994.

———. Kemerdekaan Berserikat, Pembubaran Partai Politik dan Mahkamah Konstitusi. Jakarta: Konstitusi Press, 2005.

Asshiddiqie, Jimly, Edisi Revisi, dan Ketua Mahkamah Konstitusi RI. “Partai Politik dan Pemilihan Umum sebagai Instrumen Demokrasi.” J urnal, 2006, 6.

Budiarjo, Meriam. Dasar-Dasar Ilmu Politik. Edisi Revisi. Jakarta: PT. Gramedia Pusaka Utama, 2008.

Budiman, Arief. Teori Negara, Negara, Kekuasaan dan Ideologi. Jakarta: PT. Gramedia Pusaka Utama, 2002.

Castles, Lances. Pemilu 2004 Dalam Konteks Komparatif dan Historis. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2004.

Duverger, Maurice. Partai Politik dan Kelompok-Kelompok Penekan. Terjemahan oleh Laila Hasyim. Yogyakarta: Bina Aksara, 1984.

———. Political Parties: Their Organization and Activities in Modern State. London: Metheum, 1967.

Fahmi, Khairul. Pemilihan umum & kedaulatan rakyat. 2 ed. Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2012.

Firmanzah. Mengelola Partai Politik. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia, 2011.

Haris, Syamsuddin. “Adu Prestise Presiden - DPR.” Kompas, 19 Februari 2008.

Haryanto (last). Sistem Politik: Suatu Pengantar. Yogyakarta: Liberty, 1982.

Hasibuan, Bara. “Pemerintahan yang Terbelah.” Kompas, Agustus 2007.

Huda, Ni’matul. Dinamika Ketatanegaraan Indonesia dalam Putusan Mahkamah Konstitusi. Yogyakarta: FH. UII Press, 2011.

———. UUD 1945 dan Gagasan Amandemen Ulang. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada, 2008.

Huda, Ni’matul, dan M. Imam Nasef. Penataan Demokrasi dan Pemilu di Indonesia Pasca Reformasi. Jakarta: Prenada Media Group, 2017.

Ibrahim, Johnny. Teori dan Metodologi Penelitian Hukum. Malang: Bayumedia Piblishing, 2007.

Indrayanan, Denny. “Mendesain Presidensial.” Kompas, 10 Maret 2008.

Isra, Saldi. “Yahukimo, Demokrasi Lokal yang Terbangkitkan.” Majalah Konstitusi No. 30 Juni-Juli 2009, no. Edisi Khusus PHPU Legislatif (2009).

Kartiko, Galuh. “Sistem Pemilu dalam Perspektif Demokrasi di Indonesia.” Jurnal Konstitusi 2, no. 1 (2009): 37.

Kelsen, Hans. Teori Umum Hukum dan Negara Dasar-Dasar Ilmu Hukum Normatif sebagai Ilmu Hukum Dekriptif-Empirik. Jakarta: Bee Media Indonesia, 2007.

Kusuma, RM. A.B. Sistem Pemerintahan “Pendiri Negara” Versus Sistem Presidensial “Orde Reformasi.” Jakarta: Badan Penerbit Fakultas Hukum Universitas Indonesia, 2011.

Labolo, Muhadam, dan Teguh Ilham. Partai Politik dan Sistem Pemilihan Umum di Indonesia Teori, Konsep dan Isu Strategis. Jakarta: Rajawali Press, 2015.

Mahfud MD, Moh. Demokrasi dan Konstitusi di Indonesia Studi tentang Interaksi Olitik dan Kehidupan Ketatanegaraan. Jakarta: Rineka Cipta, 2003.

Marijan, Kacung. Sistem Poitik Indonesia: Konsolidasi Demokrasi Pasca Orde Baru. Jakarta: Prenada Media Group, 2010.

Masdar, Umaruddin, dan dkk. Mengasah Naluri Publik Memahami Nalar Politik. Yogyakarta: LKiS dan The Asia Foundation, 1999.

Mas’ud, Mochtar, dan Colin Mac Andrews. Perbandingan Sistem Politik. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 1978.

Mill, Jhon Stuart. On LIberty (Perihal Kebebasan). Diterjemahkan Oleh Alex Lanur. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 2005.

Noer, Deliar. Pemikiran POlitik di Negeri Barat. Cetakan Ketiga. Bandung: Mizan, 1997.

Nurtjahjo, Hendra. Filsafat Demokrasi. Jakarta: Bumi Aksara, 2006.

Pamungkas, Sigit. Perihal Pemilu. Yogyakarta: Laboratorium Jurusan Ilmu Pemerintahan FISIPOL UGM, 2009.

Plano, Jack C. Kamus Analisis Politik. Terjemahan. Jakarta: Rajawali, 1985.

Rabi’ah, Rumidan. Lebih Dekat Dengan Pemilu di Indonesia. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada, 2009.

Rahman, Aulia A. “Interpleasi, DPR, dan Sistem Presidensial.” Gatra, 27 Juni 2007.

Ramses, Andy, dan La Bakry. Politik dan Pemerintahan Indonesia. Jakarta: Masyarakat Ilmu Pengetahuan, 2009.

Selma, Muhammad Yahya. “Perjalanan Panjang Pemilu Di Indonesia.” JURNAL KONSTITUSI 1, no. 1 (2009): 8.

Soekanto, Soerjono. Pengantar Penelitian Hukum. Jakarta: UI Press, 1981.

Strong, C.F. Konstitusi-konstitusi Politik Modern Kajian tentang Sejarah & Bentuk-Bentuk Konstitusi Dunia. Bandung: Nuansa dengan Nusamedia, 2004.

Subhan, M. Hadi. “Recall: Antara Hak Partai Politik dan Hak Berpolitik Anggota Parpol.” Jurnal Konstitusi Vol. 3, no. 4 (2006).

Sukriono, Didik. “Menggagas Sistem Pemilihan Umum Di Indonesia.” Jurnal Konstitusi 2, no. 1 (2009). http://www.mahkamahkonstitusi.go.id/public/content/infoumum/ejurnal/pdf/ejurnal_Jurnal%20Konstitusi%20KANJURUHAN%20Vol%202%20no%201.pdf#page=8.

Surbakti, Ramlan. Memahami ilmu politik. Jakarta: Grasindo, 1992. https://www.google.com/books?hl=en&lr=&id=9QX84vgdb-wC&oi=fnd&pg=PR11&dq=ramlan+subekti+1992&ots=LS8HvWz0DA&sig=4NFa-NSQMM_evv2hk5v3yzXetEM.

Tim Penyusun Naskah Komprehensif Proses dan Hasil Perubahan UUD 1945. “Naskah Komprehensif Perubahan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Latar Belakang, Proses, dan Hasil Pembahasan, 1999-2002, Buku VIII Warga Negara dan Penduduk, Hak Asasi Manusia, dan Agama.” Sekretaris Jenderal dan Kepaniteraan Mahkamah Konstitusi, Jakarta, 2008.

Tricahyo, Ibnu. Reformasi Pemilu Menuju Pemisahan Pemilu Nasional dan Lokal. Malang: In Trans Publishing, 2009.

Wahlke, John C., dan Heinz Eulau. Legislative Behavior A Reader in Theory and Research. Illinois: The Free Press of Glencoe, 1959.

Wheare, K.C. Parlemen dan Politik. Djakarta: Jajasan Pembangunan, 1951.

Published
2018-10-10
Section
Articles