Penguatan Kompetensi Professional Guru PAI Dalam Menghadapi Era Society 5.0 (Studi Deskriptif Strategi Peningkatan Mutu Guru PAI di SMP Negeri 16 Samarinda)

  • Muhammad Nasikin Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris, Samarinda
  • Umar Fauzan Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris, Samarinda
  • Noor Malihah Universitas Islam Negeri Salatiga
Abstract views: 563 , pdf downloads: 417

Abstract

The era of Society 5.0 brought extraordinary changes in all human life in various fields, including health, economy, technology and education. In the field of education, the existence of teachers is very important in order to shape the character building of students to control the negative effects of technology and make good use of technology. The purpose of this study is to find out how the challenges of PAI teachers are in the era of society 5.0', how is the strategy for strengthening the professional competence of PAI teachers at SMP Negeri 16 Samarinda in accordance with the demands of the era of society 5.0. and what are the inhibiting and supporting factors. This study uses a qualitative approach with descriptive data analysis, researchers provide analysis and descriptions of various sources of information. The main data collection techniques are in-depth interviews, non-participant observation, and documentation studies. The results of this research are the various challenges faced by teachers in the era of society 5.0, making strengthening the professional competence of PAI teachers an absolute must, as is the program for strengthening the professional competence of PAI teachers was conducted at SMP Negeri 16 Samarinda. The program for strengthening the professional competence of PAI teachers includes: making learning contracts at the beginning of meetings with students, thinking out of the box in overcoming student problems, making HOTS questions, and making Classroom Action Research (PTK) every semester. The obstacle is the limited facilities and infrastructure in schools such as IT-based laboratories and scientific publications for the work of teachers. The spirit of learning from the teacher is a supporting factor that can help the success of the strategy for strengthening the competence of PAI teachers at SMP Negeri 16 Samarinda.

(Era Society 5.0 membawa perubahan luar biasa dalam seluruh kehidupan manusia diberbagai bidang baik kesehatan, ekonomi, teknologi dan juga pendidikan. Dalam bidang pendidikan keberadaan guru menjadi sangat penting dalam rangka membentuk karakter building peserta didik untuk mengendalikan pengaruh negatif teknologi dan memanfaatkan teknologi dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tantangan guru PAI di era society 5.0’, bagaimana strategi penguatan kompetensi profesioal guru PAI di SMP Negeri 16 Samarinda yang sesuai dengan tuntutan di era society 5.0. dan apa saja yang menjadi faktor penghambat dan pendukungnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis data deskriptif, peneliti memberikan analisis dan deskripsi dari berbagai sumber informasi. Teknik pengumpulan data yang utama adalah wawancara mendalam, observasi non participant, dan studi dokumentasi Adapun hasil penelitian ini adalah adanya berbagai tantangan yang dihadapi oleh Guru di era society 5.0 menjadikan penguatan kompetensi profesional guru PAI mutlak harus dilakukan, sebagaimana program penguatan kompetensi profesional guru PAI yang dilakukan di SMP Negeri 16 Samarinda. Program penguatan kompetensi profesional guru PAI meliputi: pembuatan kontrak belajar pada saat awal pertemuan dengan siswa, berfikir out off the box dalam mengatasi persoalan siswa, membuat soal HOTS, dan membuat Penelitian Tindakan Kelas (PTK) setiap semester. Adapun hambatannya adalah keterbatasan sarana dan prasarana yang ada di sekolah seperti laboratorium berbasis IT dan publikasi ilmiah untuk hasil karya guru. Semangat belajar dari guru merupakan faktor pendukung yang dapat membantu suksesnya strategi penguatan kompetensi guru PAI di SMP Negeri 16 Samarinda.)

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abroto, Abroto, Maemonah Maemonah, and Nelsa Putri Ayu. 2021. “Pengaruh Metode Blended Learning Dalam Meningkatkan Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar.” EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN 3 (5): 1993–2000. https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i5.703.

Cikaa, Hairuddin. 2020. “Peranan Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam (pai) Dalam Meningkatkan Interaksi Pembelajaran Di Sekolah.” Guru Tua : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran 3 (1): 43–52.

Febriana, Rina. 2021. Kompetensi Guru. Bumi Aksara.

Fukuyama, Mayumi. 2018. “Society 5.0: Aiming for a New Human-Centered Society.” Japan Economic Foundation, 4.

Garrett, R. M. 1987. “Issues in Science Education: Problem‐solving, Creativity and Originality.” International Journal of Science Education 9 (2): 125–37. https://doi.org/10.1080/0950069870090201.

Gazali, Munawir, and Made Ayu Pransisca. 2021. “Pentingnya Penguasaan Literasi Teknologi Informasi Dan Komunikasi Bagi Guru Madrasah Ibtidaiyah Dalam Menyiapkan Siswa Menghadapi Revolusi Industry 4.0.” Jurnal Ilmiah Global Education, 87–95.

Hitachi-UTokyo Laboratory(H-UTokyo Lab.), ed. 2020. Society 5.0: A People-Centric Super-Smart Society. Singapore: Springer Singapore. https://doi.org/10.1007/978-981-15-2989-4.

Inah, Ety Nur. 2015. “Peran Komunikasi Dalam Interaksi Guru Dan Siswa.” Al-TA’DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan 8 (2): 150–67. https://doi.org/10.31332/atdb.v8i2.416.

Ismail, Muh Ilyas. 2010. “Kinerja Dan Kompetensi Guru Dalam Pembelajaran.” Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan 13 (1): 44–63. https://doi.org/10.24252/lp.2010v13n1a4.

“Kajian: Kesiapan Pendidikan Indonesia Menghadapi Era Society 5.0 | Nastiti | Edcomtech: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan.” n.d. Accessed November 7, 2021. http://journal2.um.ac.id/index.php/edcomtech/article/view/9138.

Kasali, Rhenald. 2016. Disruption: tak ada yang tak bisa diubah sebelum dihadapi motivasi saja tidak cukup.

Lieung, Karlina Wong, and Dewi Puji Rahayu. 2020. “Penggunaan Metode Pembelajaran Peta Konsep Untuk Meningkatkan Hasil Belasar IPS Dan Karakter Nasionalis Siswa Kelas IV SD Inpres Semangga 1 Merauke.” PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, Dan Pembelajaran 4 (1): 6. https://doi.org/10.26858/pembelajar.v4i1.11335.

Mahmudi, Ibnu. 2019. “Urgensi Perilaku Keagamaan Pada Era Society 5.0.” Prosiding Seminar Nasional Bimbingan Dan Konseling 3 (1): 8–17.

Mutholib, Abdul. 2021. “Kecerdasan Emosional Guru Dalam Memotivasi Belajar Siswa Di SMP Negeri 24 Batanghari Jambi.” Tarbawiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan 4 (2): 215–34. https://doi.org/10.32332/tarbawiyah.v4i2.2331.

Nurhayati, N., Syarifah Fadilah, and M. Mutmainah. 2014. “Penerapan Metode Demonstrasi Berbantu Media Animasi Software Phet Terhadap Hasil Belajar Siswa Dalam Materi Listrik Dinamis Kelas X Madrasah Aliyah Negeri 1 Pontianak.” Jurnal Penelitian Fisika Dan Aplikasinya (JPFA) 4 (2): 1–7. https://doi.org/10.26740/jpfa.v4n2.p1-7.

Nurjanati, Dwi, Trisno Martono, and Hery Sawiji. 2018. “Pengaruh Kompetensi Pedagogik, Profesional, Sosial, Dan Kepribadian Terhadap Profesionalisme Guru Sma Kabupaten Klaten Tahun Ajaran 2017/2018.” JURNAL ILMU MANAJEMEN 15 (1): 1–11. https://doi.org/10.21831/jim.v15i1.25070.

Onsardi, Onsardi, and Ratna Juita. 2020. “Manajemen Sdm Global.” Preprint. Open Science Framework. https://doi.org/10.31219/osf.io/7n9ds.

Pendidikan Nasional, Kementrian. n.d. “Kurikulum Inti Pendidikan Tinggi.” Accessed March 22, 2022. https://simpuh.kemenag.go.id/profil_regulasi.php?id=130&action=detil1.

Priansa;, Donni Juni. 2017. Pengembangan Strategi dan Model Pembelajaran : Inovatif, Kreatif, dan Prestatif dalam Memahami Peserta Didik / Donni Juni Priansa. Pustaka Setia. //senayan.iain-palangkaraya.ac.id/index.php?p=show_detail&id=11959.

Putra, Pristian Hadi. 2019a. “Tantangan Pendidikan Islam Dalam Menghadapi Society 5.0.” Islamika : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman 19 (02): 99–110. https://doi.org/10.32939/islamika.v19i02.458.

———. 2019b. “Tantangan Pendidikan Islam Dalam Menghadapi Society 5.0.” Islamika : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman 19 (02): 99–110. https://doi.org/10.32939/islamika.v19i02.458.

Republik Indonesia, Kementrian Agama. 2019. “Keputusan Menteri Agama Nomor 211 Tahun 2011.” Kementrian Agama Republik Indonesia.

Salgues, Bruno. 2018. Society 5.0. Hoboken, NJ: Iste Ltd/John Wiley and Sons Inc.

Setyawan, Imam. 2020. “Peran Fleksibilitas Kognitif Pada Pemaafan Mahasiswa.” Nathiqiyyah 3 (2): 114–25. https://doi.org/10.46781/nathiqiyyah.v3i2.174.

Suherman, Suherman, Musnaini Musnaini, Wijoyo Hadion, and Indrawan Irjus. 2020. Industry 4.0 Vs Society 5.0. 1st ed. Purwokerto: Pena Persada.

Sururuddin, Muhammad, Muhammad Husni, Safrudin Jauhari, Abdul Aziz, and Baiq shofa Ilhami. 2021. “Strategi Pendidik Dengan Media Pembelajaran Berbasis Multimedia Untuk Menghadapi Era Society 5.0.” Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar 7 (1): 143–48. https://doi.org/10.29408/didika.v7i1.3848.

Sutisna, Deni, Dyah Indraswati, and Muhammad Sobri. 2019. “Keteladanan Guru sebagai Sarana Penerapan Pendidikan Karakter Siswa.” JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) 4 (2): 29–33. https://doi.org/10.26737/jpdi.v4i2.1236.

Sutisna, Usman, Mia Fitriah Elkarimah, and Fery Rahmawan Asma. 2020. “Pengembangan kompetensi profesional guru PAI melalui pemanfaatan teknologi informasi.” ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat 1 (2): 43–48. https://doi.org/10.29408/ab.v1i2.2629.

Taruna, Mulyani Mudis. 2011. “Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam.” Analisa: Journal of Social Science and Religion 18 (2): 180–96. https://doi.org/10.18784/analisa.v18i2.132.

“UU No. 14 Tahun 2005 Tentang Guru Dan Dosen [JDIH BPK RI].” n.d. Accessed February 28, 2022. https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/40266/uu-no-14-tahun-2005.

Zaini, Muhammad, and Soenarto Soenarto. 2019. “Persepsi Orangtua Terhadap Hadirnya Era Teknologi Digital Di Kalangan Anak Usia Dini.” Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini 3 (1): 254. https://doi.org/10.31004/obsesi.v3i1.127.

Published
2023-02-22
Section
Articles