Perkawinan dan Baganyi di Minangkabau: Analisis Sosiologis Kultural dalam Penyelesaian Perselisihan
Abstract views: 2458
PDF downloads: 1641
Keywords:
Perkawinan, baganyi, dampak, solusiAbstract
Downloads
References
Ariani, Iva. “Nilai Filosofis Budaya Matrilineal di Minangkabau (Relevansinya Bagi Pengembangan Hak-Hak Perempuan di Indonesiaâ€, Jurnal Filsafat, Vol.25, No. 1, (Februari, 2015).
Arifin, Zainal. “Bundo Kanduang: (hanya) Pemimpin di Rumah (Gadang)â€. Antropologi Indonesia, volume 34, nomor 2, (Juli, 2013).
Bandaro, N Latief Dt. Etnis dan Adat Minangkabau Permasalahan dan Masa Depannya. Bandung: Angkasa, 2002.
Beckmann, Keebet von Benda. “Forum Shopping and Shopping Forums: Dispute Processing in a Minangkabau Village in West Sumatraâ€. Journal of Legal Pluralism, (1981).
Fachrina, dan Rinaldi Eka Putra. “Upaya Pencegahan Perceraian Berbasis Keluarga Luas dan Institusi Lokal dalam Masyarakat Minangkabau di Sumatera Baratâ€. Antropologi Indonesia, volume 34, nomor 2, (Juli, 2013).
Fathudin AW, Syukri. “Problematika Nikah Sirri dan Akibat Hukumnya Bagi Perempuanâ€. Jurnal Penelitian Humaniora, volume 15, nomor 1, (April, 2010).
Franzia, Elda dkk. “Rumah Gadang as a Symbolic Representation of Minangkabau Ethnic Identityâ€. Internasional Journal of Social and Humanity, volume 5, nomor 1 (January, 2015).
Graves, Elizabeth E. Asal Usul Elite Minangkabau Modern Respons Terhadap Kolonial Belanda Abad XIX/XX. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 2007.
Hadler, Jeffrey. Sengketa Tiada Putus. Jakarta: Freedom Institute, 2010.
Hasan, Firman. Dinamika Masyarakat dan Adat Minangkabau. Padang: Pusat Penelitian Universitas Andalas, 1998.
Hariyanto, Erie. “BURGELIJK WETBOEK (Menelusuri Sejarah Hukum Pemberlakuannya Di Indonesia).†Al-Ihkam: Jurnal Hukum Dan Pranata Sosial Vol.4, No. 1 (3 September 2013)
Hazairin. Hendak Ke Mana Hukum Islâm. Jakarta: Tintamas, 1976.
Jamna, Jamaris. Pendidikan Matrilineal. Padang: Pusat Pengkajian Islâm dan Minangkabau, 2004.
Kato, Tyuyoshi. Adat Minangkabau dan Merantau dalam Perspektif Sejarah. Jakarta: Balai Pustaka, 2005.
Kemal, Iskandar. Pemerintahan Nagari Minangkabau dan Perkembangannya Tinjauan Tentang Kerapatan Adat. Yogyakarta: Graha Ilmu, 2009.
Kenedi, Gusril. “Model Konseling Pranikah Berorientasi Pengembangan Konsep Diri (Studi Kasus Tentang Persiapan Pernikahan Mahasiswa Etnis Minangkabau di IAIN Imâm Bonjol Padang)â€. Disertasi doktor, Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia, 2005.
Koentjaraningrat. Manusia dan Kebudayaan di Indonesia. Jakarta: Djambatan, 2004.
MS, Amir. Adat Minangkabau Pola dan Tujuan Hidup Orang Minang. Jakarta: Citra Harta Prima, 2011.
Muhammad, Bushar. Pokok-Pokok Hukum Adat. Jakarta: PT Pradnya Paramita, 1991.
Munir, Misnal. “Sistem Kekerabatan Dalam Kebudayaan Minangkabau: Perspektif Aliran Filsafat Strukturalisme Jean Claude Straussâ€. Jurnal Filsafat Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, volume 25, nomor 1 (Februari, 2015).
Naim, Mokhtar. Merantau Pola Migrasi Suku Minangkabau. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 1984.
Nasroen, M. Dasar Falsafah Adat Minangkabau. Jakarta: Bulan Bintang, 1971.
Natin, Sri. “Perubahan Sosial Kedudukan dan Peran Mamak Terhadap Anak dan Kemenakan di Ranah Minangâ€. Mimbar Hukum, volume 20, nomor 2, (Juni, 2008).
Navis, Ali Akbar. Alam Terkembang Jadi Guru Adat dan Kebudayaan Minangkabau. Padang: PT Grafika Jaya Sumbar, 2015.
Nizar, Hayati. Bundo Kanduang dalam Kajian Islâm dan Budaya. Padang: Gunatama, 2004.
Piliang, Edison. Budaya dan Hukum Adat di Minangkabau. Bukittinggi: Kristal Multimedia, 2014.
Rohman, Arif. “The Comparison of Power and Authority of Women in China and Minangkabau Societiesâ€, The Internasional Journal of Humanities and Social Studies, (Desember, 2014).
Rozalinda, Nurhasanah. “Persepsi Perempuan di Kota Padang Tentang Perceraianâ€. Miqot, volume 38, nomor 2, (Juli, 2014).
Soemadiningrat, R Otje Salman. Rekonseptualisasi Hukum Adat Kontemporer: Telaah Kritis Terhadap Hukum Adat Sebagai Hukum Yang Hidup Dalam Masyarakat. Bandung: PT Alumni, 2002.
Syahrul, Ninawati. “Peran dan Tanggung Jawab Mamak dalam Keluarga: Tinjauan Terhadap Novel Salah Asuhan Karya Abdoel Moeisâ€. Metasastra, volume 10, nomor 1, (Juni, 2017).
Tanner, Nancy Makepeace. “The Nuclear Family in Minangkabau Matriliny: The Mirror of Disputesâ€. In: Bijdragen tot de Taal Land-en Volkenkunde, 138, nomor 1, (1982).
Yusuf, M. “Dampak Perceraian Orangtua Terhadap Anakâ€. al-Bayân, volume 20, nomor 29, (Januari, 2014).
Downloads
Published
Issue
Section
License
In order to be accepted and published by Al-Ihkam: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial, author(s) submitting the article manuscript should complete all the review stages. By submitting the manuscript, the author(s) agreed to the following terms:
- The copyright of received articles shall be assigned to Al-Ihkam: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial as the publisher of the journal. The intended copyright includes the right to publish articles in various forms (including reprints). Al-Ihkam: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial maintain the publishing rights to the published articles.
- Authors are permitted to disseminate published articles by sharing the link/DOI of the article at Al-Ihkam: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial. Authors are allowed to use their articles for any legal purposes deemed necessary without written permission from Al-Ihkam: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial with an acknowledgment of initial publication to this journal.
- Users/public use of this website will be licensed to CC-BY-SA.
.png)

_1.png)


_page-00011.jpg)

