Pemahaman Orang Tua Mengenai Gizi Seimbang pada Anak Usia 4-5 Tahun

  • Siti Maulani
  • Fanny Rizkiyani
  • Dianti Yunia Sari
Abstract views: 598 , PDF downloads: 582
Keywords: Pemahaman Orang Tua;Gizi Seimbang ; Siswa Taman Kanak-kanak

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman orang tua siswa taman kanak-kanak tentang gizi seimbang, Metode penelitian dilakukan dengan metode survey menggunakan angket . Teknik pengambilan sampling dengan metode purposive sampling, yaitu orang tua yang menyekolahkan anaknya di taman kanak-kanak kelompok A (4-5 tahun). Hasilnya menunjukkan bahwa pada umumnya orang tua siswa memiliki pemahaman yang merata mengenai gizi seimbang. Pengetahuan gizi seimbang yang dimiliki orang tua menguraikan sikap orang tua terhadap perilaku mengkonsumsi gizi seimbang yang belum sepenuhnya diwujudkan,  kemudian norma subjektif setuju maupun tidak setuju yang diyakini oleh orang tua terkait dengan perilaku tersebut , dan persepsi orang tua terhadap kontrol yang dimiliki mereka terkait dengan perilaku mengonsumsi gizi seimbang dipengaruhi oleh factor kebiasaan makan, pengetahuan gizi yang belum seimbang dengan aplikasinya dan pemilihan makan yang disesuaikan dengan kondisi material dan  immaterial dari setiap orang tua siswa tersebut.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aisyah, dkk. (2009). Perkembangan dan Konsep Dasar Pengembangan Anak Usia Dini. Jakarta. Universitas Terbuka.

Ajzen, I. (2005). Attitudes, Personality and Behavior, (2nd edition), Berkshire, UK: Open University Press-McGraw Hill Education.

Almatsier, S. (2009). Prinsip Dasar Ilmu Gizi.Jakarta. PT Gramedia Pustaka Utama.

Barasi, M. E. (2007). At a Glance. Ilmu Gizi. Jakarta.

Birch, L. L., & Fisher, J. O. (1998). Development of eating behaviors among children and adolescents. Pediatrics, 101(3 II SUPPL.), 539–549.

Contento, L. (2011). Nutrition Education. Linking Research, Theory and Practice. 2nd Edition. (2 nd).

Inten, D. N., & Permatasari, A. N. (2019). Literasi Kesehatan pada Anak Usia Dini melalui Kegiatan Eating Clean. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(2), 366. https://doi.org/10.31004/obsesi.v3i2.188

Irianto, D. . (2007). Panduan Gizi Lengkap Keluarga dan Olahragawan.Yogyakarta. Andi.

Istiany, A., & Rusilanti. (2013). Gizi Terapan. Bandung. PT Remaja Rosdakarya.

Kolopaking, R., Agus, F., Jahja, U., Umi, F. (2010). “Makan Yang Benar Sehatkan Badan”: Program Pendidikan Gizi Seimbang Untuk Anak Usia Sekolah Dengan Pendekatan Regulasi Diri. Gizi Indonesia 33,(2), 126–135.

Mariana, E. R. (2011). Peran Orang Tua pada Periode Emas (Golden Age) pada Anak Usia 0-3 Tahun. Al’Ulum.48,2, 27–32.

Nafisah, U. L., & Kirana, D. P. (2021). Penerapan Reward untuk Meningkatkan Sikap Disiplin Anak dalam Belajar. Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 2(1), 1–13.

Natalia, L.D, Rahayuning, D, D. F. S. (2013). Hubungan Ketahanan Pangan Tingkat Keluarga Dan Tingkat Kecukupan Zat Gizi Dengan Status Gizi Batita Di Desa Gondangwinangun Tahun 2012. Jurnal Kesehatan Masyakat 2013, Nomor 2,Volume 2. http://ejournals1.undip.ac.id/index.php/jkm

Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2019. (2020). Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Puckett, M. B., & dan Black, J. . (2001). The Young Child. Development from Prebirth Through Age Eight. 3 rd Edition. New Jersey. Merril Prentice Hall.

Santoso, S. dan Ranti, A. L. (2009). Kesehatan dan Gizi. PT. Rineka Cipta dan PT Bina Adiaksara.

Sediaoetama, A. D. (2008). Ilmu gizi: untuk mahasiswa dan profesi jilid 1. Jakarta. Dian Rakyat.

Siswanto, H. (2010). Pendidikan Kesehatan Untuk Anak Usia Dini. Yogyakarta. Pustaka Rihama.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung. Alfabeta.

Wahyudin, U., dan Agustin, M. (2011). Penilaian Perkembangan Anak Usia Dini. Bandung. PT. Refika Aditama.

Published
2021-08-28
Section
Articles