PENGARUH FULL DAY SCHOOL TERHADAP MENTAL HYGIENE SISWA KELAS X MAN 2 PAMEKASAN

  • Risqi Mahmudatul Fitriyah IAIN Madura
  • Edi Susanto IAIN Madura
Abstract views: 2 , PDF downloads: 1

Abstract

Full day school adalah sistem pendidikan yang menerapkan pembelajaran atau kegiatan belajar mengajar sehari penuh dari pukul 07.00-15.00 memadukan sistem pengajaran dengan menambah jam pelajaran. Tujuan dari penerapan sistem full day school untuk membentuk akhlak anak dan akidah dalam menanamkan nilai-nilai positif, mengembalikan manusia pada fitrahnya sebagai khalifah fil-ard dan memberikan dasar yang kuat dalam belajar di segala aspek. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif korelasi. Penelitian ini termasuk dalam penelitian lapangan. Sumber data berupa data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, kuisioner, dan dokumentasi. Untuk proses analisis data menggunakan analisis regresi sederhana dengan full day school sebagai variabel independen dan mental hygiene siswa sebagai variabel dependen. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan peneliti, secara simultan variabel independen memiliki pengaruh yang positif terhadap variabel dependen. keeratan pengaruh dari variabel independen ditunjukkan oleh uji koefisien determinasi pada kolom R square sebesar 0.176 atau 1.76%. mental hygiene siswa dipengaruhi oleh full day school dengan standar deviasi estimate 3.244 serta sisanya 98,24% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak terdapat dalam penelitian ini. Besarnya variabel independen perlu dianalisis lebih lanjut guna mengetahui apakah hasil dapat diterima atau tidak dengan menggunakan uji hipotesis. Sebagaimana telah diuraikan sebelumnya, hasil perhitungan uji T, variabel full day school menunjukkan Thitung variabel full day school sebesar 6.343 >Ttabel 1.972 dan probabilitas (sig) ternyata nilai thitung 0.000 < 0.05, yang artinya bahwa full day school berpengaruh signifikan terhadap Mental Hygiene Siswa Kelas X MAN 2 Pamekasan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Baharuddin, Pendidikan dan Psikologi Perkembangan. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media, 2017.

Hidayat, Dede Rahmat & Herdi. Bimbingan Konseling: Kesehatan Mental di Sekolah. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2013.

Movanita, Ambaranie Nadia Kemala. “KPAI Anggap "Full Day School" Akan Ganggu Kehidupan Sosial Anak". Kompas. https://nasional.kompas.com/read/2016/08/09/12463051/kpai.anggap.full.day.school.akan.ganggu.kehidupan.sosial.anak?page=allPrawira, Purwa Atmaja. Psikologi Pendidikan dalam Perspektif Baru. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media, 2017.

Rohmah, Noer. Pengantar Psikologi Agama. Jogjakarta: Teras, 2013.

Setiawan, Davit. “Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak”. KPAI. http://www.kpai.go.id/hukum/undang-undang-republik-indonesia-nomor-35-tahun-2014-tentang-perubahan-atas-undang-undang-nomor-23-tahun-2002-tentang-perlindungan-anak.

Sugiyono, Metode Penelitian Bisnis. Bandung: ALFABETA, 2012.

Syaodih, Nana. Landasan Psikologi Proses Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2009.

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Bandung: Citra Umabara, 2006.

Yamin, Moh. Ideologi dan Kebijakan Pendidikan: Menuju Pendidikan Berideologis dan Berkarakter. Malang: Madani, 2013.

Yuliawati. “Alasan Menteri Muhadjir Usulkan Full Day School”, CNNIndonesia, diakses dari https://www.cnnindonesia.com/nasional/20160808135054-20-149886/alasan-menteri-muhadjir-usulkan-full-day-schools

Published
2020-02-14
Section
Articles